Rukun Islam Dan Kekayaan

Rukun Islam Dan Kekayaan
Adakah hubungan antara Rukun Islam dan hidup berkecukupan atau kaya raya?, saya jawab ada.
Rukun Islam adalah pesan atau lebih tepatnya perintah Allah agar kita menjadi ummat yang kaya raya.

Loh kok begitu, jangan seenaknya menafsirkan ya.., maaf sodaraku, ini bukan sekedar penafsiran yang mengada-ada, tapi menurut saya dari kelima Rukun Islam itu 4 diantaranya bermuara pada kemampuan kita untuk melaksanakan perintah itu sendiri, salah satunya adalah kemampuan kita dari segi harta, coba kita pahami satu persatu :

Yang pertama Syahadat, sebuah kesaksian atau ikrar dan mengakui lahir bathin bahwa tidak ada tuhan lain selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah. Nah, tentang hubungannya dengan kekayaan, adalah rukun islam yang
berikutnya.

Kedua Sholat

Dalam melaksanakan sholat Salah satu syarat sahnya adalah harus bersih dan suci baik badan, pakaian dan tempatnya, dan untuk memenuhi syarat itu kita memerlukan biaya sesuai kemampuan kita, dan akan lebih baik lagi jika kita bisa menaikkan ukuran/standar kebersihan dan kesucian itu dengan "kekayaan" kita, misalnya dengan membeli pakaian yang pantas untuk melakukan ibadah, dan memperbaiki tempat sholat agar lebih suci dan lebih layak, dengan kata lain Islam mengajarkan supaya kita menjadi orang yang mampu dalam hal apapun termasuk materi.


Ketiga Zakat

Rukun Islam yang ketiga adalah membayar zakat. Zakat ini hanya bisa dilakukan oleh orang islam yang kaya yang disebut Muzakki. Sedangkan kalau tidak mampu (miskin), dia harus di-zakati, bukan membayar zakat.
Loh, ada kok orang yang miskin tapi bayar zakat. Berarti orang itu bukan orang miskin, karena ia mampu untuk menjadi muzakki.


Keempat Puasa

Rukun Islam yang keempat adalah puasa, yang merupakan tuntunan untuk melatih kita supaya menjadi orang yang bertaqwa, bersih lahir dan bathin, selain itu puasa bisa menjadikan kita sehat jiwa raga.

Puasa ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang kaya. Kalau ada orang miskin berpuasa, itu karena memang tidak ada yang bisa dimakan, jadi bukan karena syaria'at. Bagaimana kalau ada orang yang tidak punya banyak harta berpuasa
karena syari'at agama?.
Itu tandanya ia orang yang kaya, karena dia tahu akan cara membersihkan diri lahir dan bathin, dan berusaha untuk hidup sehat karena puasa.


Kelima Haji

Menunaikan ibadah Haji ke Mekkah, sudah pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit, baik untuk yang ditinggal maupun pun yang berangkat. Kemampuan dalam hal materi sudah pasti diperlukan di sini.

Sudah jelas, orang yang memilih Islam sebagai jalan hidupnya dengan cara sempurna (kaffah) pastilah menjadi orang yang kaya di dunia dan di akhirat.

Itulah hubungan antara Rukun Islam dengan kekayaan secara materi, kalau ada ganjalan dan unug-uneg yang ingin disampaikan silahkan berkomentar dibawah. salam.

0 Response to "Rukun Islam Dan Kekayaan"

Posting Komentar