Setelah menutup pintu, si anak mendekati ayahnya :
"Ayah, boleh nanya..?"
"o ya..,tentu sayang, ada apa?" Jawab pria itu.
"Ayah, berapa uang yang ayah dapat dalam satu jam?"
Si ayah menoleh, "Nak..! Kenapa bertanya seperti itu? "Pria itu berkata masih pelan walaupun sedikit kesal.
"Aku hanya ingin tahu. Tolong katakan, berapa ayah dapat dalam satu jam?". Pinta bocah kecil itu.
"Kalau kamu ingin tahu, ayah dapat 100 ribu perjam." jawab sang ayah mulai ketus.
"Ooh," jawab anak kecil itu, dengan kepala tertunduk. Kemudian ia menatap ayahnya, dia berkata, "Ayah, bolehkah kupinjam 50 ribu?"
Ayahnya sangat marah. "Kalau kamu tanya berapa ayah dapat uang perjam, hanya untuk meminjam sebagian untuk membeli mainan bodoh dan konyol itu, maka kamu sekarang ke kamar dan tidur!.
Pria itu marah dan emosi, dia merasa sudah bekerja keras seharian dan hasilnya hanya untuk mainan konyol seperti itu.
Anak laki-laki itu sambil menunduk pelan-pelan pergi ke kamarnya dan menutup pintu. Pria itu duduk dan mulai marah lagi mengingat tentang pertanyaan anak kecil itu. Beraninya dia mengajukan pertanyaan seperti itu hanya untuk mendapatkan sejumlah uang.
Setelah sekitar satu jam, pria itu telah tenang, dan mulai berpikir bahwa dia mungkin agak keras pada anaknya. Mungkin ada sesuatu yang benar-benar dia butuhkan untuk membeli sesuatu dengan harga 50 ribu itu dan dia sama sekali tidak memintanya.
Pria itu pergi ke pintu kamar anaknya dan membuka pintu. "Sudah tidur Nak..?" Tanyanya.
"Tidak ayah, aku belum tidur," jawab anak itu.
"Maafkan ayah ya nak, mungkin ayah terlalu keras padamu tadi," kata pria itu. "Ini hari yang sangat melelahkan dan kamu juga bikin ayah kaget. Ini 50 ribu yang kamu minta. "
Anak laki-laki itu duduk tegak, berseri-seri. "Oh, terima kasih ayah!" Teriaknya. Kemudian, sambil meraih sesuatu di bawah bantalnya, dia mengeluarkan beberapa uang kertas yang sudah kusut. Pria itu, melihat bahwa anak itu sudah punya uang, mulai marah lagi. Anak kecil itu perlahan menghitung uangnya, lalu menatap pria itu sambil tersenyum.
"hehh..Mengapa kamu masih minta uang kalau sudah punya?" Sang ayah menggerutu.
"Karena uangku belum cukup, tapi sekarang sudah ada," jawab anak kecil itu.
"Ayah, ini aku punya 100 ribu, sekarang bisakah aku beli satu jam dari waktu ayah?..
Renungan :
Pekerjaan adalah salah satu penopang kehidupan kita dalam hal materi, itu penting !
Anak dan keluarga adalah penopang yang lain dari kehidupan kita, tentu saja juga penting !
Penopang yang satu harusnya didukung oleh penopang yang lain agar kehidupan kita menjadi kuat dan seimbang. Berikan waktu yang cukup untuk anak dan keluarga tanpa mengabaikan kebutuhannya yang lain.

0 Response to "Ayah Bolehkah Saya Minta Uang 50 Ribu"
Posting Komentar